Berita Bola

Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 April 2015

Carlos " Ronaldo Akan Tinggalkan Madrid"

Mantan legenda Real Madrid, Roberto Carlos, mengatakan Ronaldo tidak akan pergi dari Santiago Bernabeu dalam 2 musim kedepan. Menurutnya, pemilik nomor punggung 7 tersebut betah di Madrid dan mungkin baru akan hengkang ketika kontraknya telah habis.

Jika melihat sisa kontraknya, berarti CR7 –sapaan akrab Ronaldo- masih bisa beraksi di depan publik Madrid hingga tiga tahun mendatang. Sekadar informasi, kontrak Ronaldo bersama Los Blancos akan berakhir Juni 2018.

Sebelumnya, pemain berusia 30 tahun kerap diisukan akan meninggalkan Madrid karena dianggap sudah tidak betah di Madrid. Beredar gosip Machester United akan jadi club selanjutnya dari peraih tiga trofi Ballon d’Or tersebut.

Terlebih mantan klubnya itu tengah membutuhkan winger atau penyerang sekelas dirinya di Premier League guna bersaing dengan raksasa-raksasa. Jika hal ini terjadi lini depan United akan sangat berbahaya, karena memiliki tiga penyerang dengan naluri pembunuh, yaitu Wayne Rooney, Van Persie,dan Ronaldo

Namun, seperti yang dijelaskan Carlos, paling tidak Red Devils mesti menanti sampai 2018, saat kontrak mantan pemain Sporting Lisbon habis bersama Madrid.

“Itu bukan karakter Ronaldo (keluar dari Madrid). Ia senang berada di Santiago Bernabeu dan saya pikir ia hanya akan pergi jika kontraknya berakhir. Tentu sangat berat bagi Madrid kehilangan Ronaldo,” jelas Carlos seperti mengutip Daily Star, Sabtu

Sabtu, 28 Maret 2015

Saran John Terry Untuk Capten Chelsea




Kapten Chelsea, John Terry telah memberikan saran berharga pada kapten Chelsea selanjutnya. Kemarin, Kamis (27/3/2015), Terry selesai menandatangani kontrak perpanjangan satu tahunnya bersama Chelsea.

Rabu, 25 Maret 2015

Madrid Belum Menyerah



Clarefontaine – Kekalahan dalam laga El Clasico membuat Real Madrid makin tertinggal dari Barcelona di papan klasemen La Liga. Meski begitu, Los Merengues belum menyerah dan yakin masih bisa jadi juara.

Madrid takluk dengan skor 1-2 dari Barca di Camp Nou, Minggu (22/3/2015) lalu. Hasil itu membuat jarak kedua tim di klasemen melebar dari satu poin menjadi empat poin. Barca masih memimpin di posisi teratas dengan 68 poin, disusul Madrid dengan 64 poin.

Madrid dan Barca kini punya sepuluh pertandingan tersisa hingga akhir musim. Striker Madrid, Karim Benzema, berharap timnya bisa menyapu bersih semua laga sisa sambil menunggu Barca terpeleset. Benzema menegaskan bahwa Madrid belum lempar handuk alias menyerah dalam perburuan gelar La Liga.

“Kami harus tetap yakin. Barca masih punya beberapa pertandingan berat dan mereka harus melawat ke markas Sevilla dan menjamu Valencia di kandang,” tutur Benzema kepada Marca.

“Sekarang kami harus memenangi semua pertandingan sisa dan berharap Barca terpeleset. Apapun bisa terjadi dan kami belum lempar handuk,” katanya.

“Kami masih fokus ke La Liga dan Liga Champions,” ujar penyerang asal Prancis itu.

(dtc/mfi) Sumber: detiksport

Sabtu, 21 Maret 2015

Sergio Busquets akan Tampil di El Clasico



Sergio Busquets bisa comeback saat Barcelona menjamu Real Madrid dilanjutan Liga Spanyol. Javier Mascherano rela menjadi cadangan andai Busquets bisa bermain di laga El Clasico.

Cedera pergelangan kaki didapat Busquets saat melakoni laga leg II Copa del Rey melawan Villarreal pada 5 Maret ini. Dia cuma bermain selama 40 menit karena mendapatkan pelanggaran dari Tomas Pina.

Menjelang pertandingan El Clasico, Busquets sudah mulai berlatih di hari Kamis dan Jumat pekan ini. Busquets pun diperkirakan bisa bermain di laga melawan Madrid di Camp Nou, Senin (23/3/2015) dinihari WIB.

Soal kans Busquets main, Mascherano menyambutnya dengan gembira. Dia bahkan rela kalau sampai harus menyaksikan laga dari bench.

"Semoga Busi (Busquets) kembali tepat waktu (saat laga El Clasico), bahkan jika itu berarti bahwa saya harus melihat pertandingan dari bench," kata Mascherano di Football Espana.

"Yang terbaik buat tim adalah dia bisa bermain, dan jika dia bisa pulih tepat waktu, daia akan disambut dengan baik," imbuhnya.

Rabu, 18 Maret 2015

Isu Pemecatan Manual Pellegrini



Meski gonjang-ganjing seputar isu pemecatannya kian santer terdengar, Manuel Pellegrini percaya diri kariernya sebagai pelatih Manchester City masih aman. Pellegrini juga tak khawatir apabila di akhir musim, The Citizens mengalami nirgelar.

Hingga matchday ke-29 Premier League, sang juara bertahan belum dapat menjaga konsistensi. Di laga terakhir, Manchester Biru bahkan harus tertunduk di tangan klub semenjana, Burnley dengan skor akhir 1-0.

Meski tak beranjak dari urutan kedua klasemen sementara, perolehan angka City (58) dengan pemuncak klasemen Chelsea, kian terpaut enam angka. Sedangkan dengan Arsenal yang berada di urutan ketiga hanya terpaut satu angka.

Sementara di pentas Eropa, perjalanan City untuk melaju ke putaran perempatfinal Liga Champions terbilang sulit. Pasalnya, Vincent Kompany cs harus mengejar defisit dua gol ke gawang Barcelona, di Camp Nou, menyusul kekalahan 1-2 di Etihad Stadium.

Sederet penampilan buruk City ini menghadirkan spekulasi tentang masa depan mantan pelatih Malaga tersebut. Namun sekali lagi, Pellegrini percaya bahwa kariernya takkan berakhir tragis seperti yang dialami pendahulunya, Roberto Mancini yang dipecat musim 2012-2013.

“Roberto (Mancini) meninggalkan klub karena alasan lain, bukan karena dia gagal memenangkan trofi. Itu bukan berarti bila Anda gagal mempersembahkan trofi, Anda harus pergi. Tetapi tentu saja, memenangkan banyak trofi menjadi hal yang paling penting di sini,” tutur Pellegrini, seperti dilansir The Guardian, Selasa (17/3/2015).

“Anda juga tidak boleh puas hanya dengan berada di posisi empat atau lima dengan alasan proyek jangka panjang. Klub ini juga sudah memenangkan berbagai trofi dalam empat musim terakhir. Namun, saya sejauh ini tetap merasa tidak akan dipecat meski tidak meraih trofi,” tuntasnya.



Minggu, 15 Maret 2015

Van Gaal Akan Tinggalkan MU Dengan 1 Syarat



Manchester - Meski baru seumur jagung, Louis van Gaal siap meninggalkan kursi kepelatihan MU. Akan tetapi dengan satu syarat, jika para pemain Setan Merah sudah tak lagi menghormatinya.

Tampil tanpa cela pada ajang pramusim, penampilan MU di bawah besutan van Gaal benar-benar terbalik ketika Kompetisi musim 2014/2015 telah dimulai. MU takluk di kandang sendiri saat melawan Swansea City di partai pembukan.

MU baru bisa meraih poin maksimal perdananya di pekan keempat Liga Premier Inggris. Setan Merah kini bertengger di posisi keempat klasemen sementara bermodalkan 53 poin. Tak pelak, kritikan pedas pun bertubi-tubi menghampirinya.

"Jika saya merasa hubungan antara pemain dan pelatih sudah tak lagi baik, saya akan pergi. Saya sebenarnya bisa pergi kapan saja. Ini musim perdana saya dan saya memiliki peluang mengantar MU menjadi juara Liga Premier Inggris," ungkap van Gaal dilansir Sky Sports.

"Gelar Liga Inggris musim ini kemungkinan jatuh ke tangan Chelsea. Yang bisa kami lakukan adalah terus melanjutkan proses pembangunan tim. Kami berada di posisi empat besar lebih lama dibandingkan Arsenal," tambah van Gaal.

MU bertemu lawan tangguh pada pekan ke-29 Liga Premier Inggris. Setan Merah menjamu Tottenham Hotspur di markasnya, Stadion Old Trafford, Minggu (15/3/2015) malam WIB.

"Ketika saya meliat hubungan yang baik antara pelatih dan pemain, maka saya tak lagi memiliki keraguan. Saya ingat ketika masih melatih AZ Alkmar. Kami mengakhiri musim di posisi kesebelas pada musim kedua saya."

"Saya bilang kepada para pemain saya bahwa saya akang pergi. Namun, kemudian mereka beramai-ramai datang ke rumah saya dan meminta saya untuk terus tinggal. Setahun kemudian, kami tampil sebagai juara," demikian van Gaal.