Berita Bola

Senin, 09 Maret 2015

Prediksi Juventus VS U.S Sassuolo



Dalam laga Senin (10/3) dini hari nanti, Juventus yang berstatus tuan rumah lebih di unggulkan sebagai pemenang,Setelah mengalami 2 laga terakhir tanpa kemenangan kontra Roma (1-1) dan Fiorentina (1-2) skuad asuhan Allegri ingin segera meraih kemenangan untuk mendongkrak semangat pemainnya.  Pertandingan kali ini tidak akan di perkuat oleh Andrea Pirlo sang pengatur serangan Juventus karena cedera. Meskipun tanpa Pirlo, Juventus di pastikan tidak akan kehilangan gaya permainannya dan tetap tampil menyerang.

5 pertandingan terakhir Juventus
05.03.2015 Coppa Italy Juventus   1 - 2 Fiorentina
02.03.2015 Serie A Roma   1 - 1 Juventus
24.02.2015 ChL         Juventus   2 - 1 Borussia Dortmund
20.02.2015 Serie A Juventus    2 - 1 Atalanta
15.02.2015 Serie A Cesena   2 - 2 Juventus

Kita beralih ke tamunya, U.S Sassuolo. Berstatus sebagai tamu melawan tim terkuat di Itali tidak akan membuat Sassualo gentar, datang dengan tim inti Sassuolo dipastikan akan tampil maksimal untuk mencuri point. Sassuolo tidak akan tampil bertahan dalam laga ini, seakan tidak ini pasrah Sassuolo menerapkan formasi 4-3-3 untuk meladeni permainan menyerang tim tuan rumah.

5 pertandingan terakhir Sassuolo
01.03.2015 Serie A Sassuolo     0 - 3 Lazio
23.02.2015 Serie A Napoli     2 - 0 Sassuolo
14.02.2015 Serie A Sassuolo     1 - 3 Fiorentina
08.02.2015 Serie A Sampdoria   1 - 1 Sassuolo
01.02.2015 Serie A Sassuolo     3 - 1 Inter

Dalam 5 pertemuan  terakhir kedua tim, 3 pertemuan menjadi milik Juventus dan 2 pertemuan lainya berakhir seri. Dari Statistic tersebut, bursa pasar taruhan menjagokan Juventus memenangkan laga malam nanti.

5 pertandingan terakhir
18.10.2014 Serie A       Sassuolo  1 - 1 Juventus
24.18.2014      Coppa Italy   Sassuolo  0 - 1 Juventus
28.04.2014 Serie A       Sassuolo  1 - 3 Juventus
15.12.2013 Serie A       Juventus  4 - 0 Sassuolo
24.07.2013      Coppa Italy   Juventus  0 - 0 Sassuolo

Pasaran AyoBetting.com
 
                           1,75
Juventus  VS  U.S Sassuolo

Tips AyoBetting : Juventus -1.75

Customer Service :
LiveChat          : www.AyoBetting,com
YM                  : ayobettingcs@yahoo.com
Pin BBM         : 2B5C99EA
Line                 : AyoBetting
WeChat           : AyoBetting
Skype              : AyoBetting
No tlp              : +66613645699




Sejarah Nottingham Forest



The Tricky Trees, itulah sebutan untuk klub asal kota Nottingham ini. Sebuah kota yang dikelilingi oleh hutan Sherwood yang menawan, ditempat ini pula asal mula dari Legenda Robin Hood yang terkenal itu.Di era kepelatihan Brian Clough (1975-1993), Forest pernah membuat sensasi di Inggris dengan mempersembahkan 11 gelar.

Sesuatu yang sama sekali tidak diprediksi manajemen klub dan juga suporter Forest saat promosi pada 1976-1977. Selain prestasi berupa gelar, Clough bersama Forest pernah mencatat rekor hebat dengan tidak terkalahkan dalam 42 pertandingan di Liga Inggris pada 26 November 1977 hingga 9 Desember 1978. Mereka mengalahkan rekor 35 pertandingan tanpa kalah yang dicatat Burnley.
Rekor luar biasa itu baru bisa dipecahkan pada Agustus 2004 oleh Arsenal. Ironisnya hal itu terjadi hanya berselang sebulan setelah meninggalnya Clough. The Gunners (julukan Arsenal) mencatat rekor 49 pertandingan tanpa kalah di Premier.

Nottingham Forest juga pernah menjadi penguasa Eropa dengan menjuarai Liga Champion dua kali secara beruntun pada tahun 1977-1978 dan 1978-1979. Ini juga merupakan team kedua liga Inggris yang pernah menjuarai Liga Champion secara beruntun setelah Liverpool

Selain dua kali juara Piala Champions, yang paling menghebohkan adalah juara Liga Inggris pada 1977-1978. Pada musim itu Forest yang berstatus tim promosi bukan hanya menjadi juara Liga Inggris dengan selisih 7 poin dari Liverpool sebagai pesaing terdekatnya, melainkan juga menjadi jawara di Piala Liga Inggris. Mereka mencatat double winners pada musim promosi. Itulah awal kiprah luar biasa Forest di Liga Inggris dan pentas Eropa.

Kehebatan di masa lalu itu pun sekarang tidak terdengar lagi. Era 1990an dan dekade pertama 2000an adalah masa yang suram bagi klub yang bermarkas di Stadion City Ground ini. Semenjak mengalami degradasi dari divisi teratas liga Inggris Forest tak kunjung berhasil kembali. Saat ini Nottingham Forest sedang berjuang dalam kompetisi liga Inggris tingkat II, Divisi Championship. Musim lalu hampir saja naik ke Premier League namun kandas pada laga penyisihan.

Sepakbola di era modern ini, memang sudah seperti menjadi magnet bagi para pengusaha untuk di jadikan bisnis. Sejak Juli lalu Nottingham Forest telah dibeli oleh seorang pengusaha kaya asal Kuwait, Fawaz Al-Hasawi. Sama seperti Chelsea di beli oleh Roman Abramovic pengusaha minyak dari Russia dan Manchester City di beli oleh Mansour Bin Zayed Al Nahyan. Dua tim tersebut langsung berubah menjadi tim kuat di Tanah Inggris dan Eropa

Menarik untuk ditunggu bagaimana perjuangan Forest untuk kembali ke kasta tertinggi setalah di beli oleh pengusaha kaya. Nottingham Forest kini adalah satu-satunya mantan juara Liga Champions yang kini  tidak bermain di divisi utama. Mampukah mereka mengembalikan kejayaan masa lalu ? Atau setidaknya menembus ketatnya persaingan di divisi utama ? Kita tunggu saja ! Bagaimanapun, sejarah telah mencatat klub asal kota Robin Hood ini pernah menajadi penguasa Eropa.

Minggu, 08 Maret 2015

Real Madrid dan Bayer Munchen Tim Tertajam di Eropa



REAL Madrid dan Bayern Munich saat ini merupakan dua tim yang paling sering melepaskan tembakan ke arah gawang sejauh musim 2014-2015 berjalan. Keduanya memiliki rataan 14 kali tembakan di setiap laganya dengan Barcelona menempati urutan ketiga.

Menurut statistik yang dikeluarkan oleh Goal, Rabu (4/3/2015), juara bertahan Liga Champions tersebut memiliki rataan mencapai 14,36 tembakan yang mengarah ke gawang lawan di setiap pertandingannya. Total tim arahan Carlo Ancelotti telah mencetak 75 gol dari 359 kali tembakan dalam 25 pertandingan yang mereka jalani, 30 gol lahir dari megabintang mereka, Cristiano Ronaldo.

Sementara itu, tim arahan Bayern Munich berada di tempat kedua dengan rataan 14,35 tembakan di setiap pertandingan. Angka tersebut berandil pada 18 kemenangan dalam 23 pertandingan, dengan mencetak 63 gol.

Sedangkan Barcelona melakukan 13,48 tembakan di La Liga, dengan total 337 tembakan dan 70 di antara menebus jala gawang lawan. Hasil tersebut membantu mereka menempel ketat Los Blancos di klasemen sementara La Liga 2014-2015 dengan selisih dua poin.

Di sisi lain, rataan tembakan terkecil didapat kontestan League 1, Evian. Tim yang saat ini menempati urutan 17 di klasifika sementara rata-rata melepaskan tembakan ke gawang lain sebanyak 6,27 kali. Ada empat tim lainnya dengan rataan tembakan di bawah tujuh kali yaitu Bastia (6,59), Parma (6,65), Hertha Berlin (6,87), dan Sunderland (6,96).

Berikut 10 besar tim yang paling rajin mengancam gawang lawan pada lima kompetisi teratas Eropa (Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, League 1):

1. Real Madrid 14,36 tembakan per laga

2. Bayern Munich 14,35 tembakan per laga

3. Barcelona 13,48 tembakan per laga

4. Borussia Dortmund 13,30 tembakan per laga

5. Juventus 12,72 tembakan per laga

6. Marseille 12,56 tembakan per laga

7. VfL Wolfsburg 12,35 tembakan per laga

8. Napoli 12,12 tembakan per laga

9. Manchester City 11,96 tembakan per laga

10. Bayer Leverkusen 11,96 tembakan per laga

Kamis, 26 Februari 2015

PD 2022 Akan di Gelar Pada Bulan Desember


 
Badan Federasi sepakbola dunia, FIFA  tutup telinga dengan protes klub Eropa terkait pergeseran jadwal Piala Dunia 2022 Qatar. Perhelatan tersebut digeser ke penghujung tahun alias Desember.

Gagasan pergeseran jadwal dari pertengahan tahun timbul menyusul kekhawatiran peserta di periode tersebut, tempratur di Qatar sangat tinggi. Hal itu dinilai bisa mengganggu kesehatan pemain disamping risiko besar dehidrasi yang mengintai. FIFA sepakat memindahkan tanggal kompetisi ke Desember.

Piala Dunia 2022 direncankan 26 November hingga 23 Desember. Konsekuensinya, laga berdurasi selama 31 hari atau sehari lebih pendek dari Piala Dunia 2014 di Brasil.

Sontak, manuver FIFA itu ditentang pengelola liga-liga di Eropa karena pergeseran agenda Piala Dunia bertabrakan dengan jadwal mayoritas kompetisi di Eropa; seperti Inggris, Italia, Spanyol, dan Jerman. Regulator liga-liga Benua Biru itu satu suara, menuntut kompensasi dari FIFA menyusul perubahan tersebut.

Sekretaris Jendral FIFA, Jerome Valcke santai menanggapi protes dari pengelola kompetisi. Bahkan terkesan mengacuhkannya. Menurut Valcke, itu soal sepele.

"(Mereka) punya waktu tujuh tahun untuk mengatur ulang (jadwal kompetisi domestik),"ujar Valcke, dalam jumpa pers di Doha, Qatar, Rabu (25/2/2015). Petinggi FIFA itu mengaku telah mendapat nota kesepakatan dengan klub.

Sebelumnya, asosiasi sepakbola Eropa, mewakili klub besar di Inggris, Jerman dan Prancis, tidak sejalan dengan rekomendasi Satgas FIFA yang mengganti waktu Piala Dunia 202Badan Federasi sepakbola dunia, FIFA  tutup telinga dengan protes klub Eropa terkait pergeseran jadwal Piala Dunia 2022 Qatar. Perhelatan tersebut digeser ke penghujung tahun alias Desember.

Gagasan pergeseran jadwal dari pertengahan tahun timbul menyusul kekhawatiran peserta di periode tersebut, tempratur di Qatar sangat tinggi. Hal itu dinilai bisa mengganggu kesehatan pemain disamping risiko besar dehidrasi yang mengintai. FIFA sepakat memindahkan tanggal kompetisi ke Desember.

Piala Dunia 2022 direncankan 26 November hingga 23 Desember. Konsekuensinya, laga berdurasi selama 31 hari atau sehari lebih pendek dari Piala Dunia 2014 di Brasil.

Sontak, manuver FIFA itu ditentang pengelola liga-liga di Eropa karena pergeseran agenda Piala Dunia bertabrakan dengan jadwal mayoritas kompetisi di Eropa; seperti Inggris, Italia, Spanyol, dan Jerman. Regulator liga-liga Benua Biru itu satu suara, menuntut kompensasi dari FIFA menyusul perubahan tersebut.

Sekretaris Jendral FIFA, Jerome Valcke santai menanggapi protes dari pengelola kompetisi. Bahkan terkesan mengacuhkannya. Menurut Valcke, itu soal sepele.

"(Mereka) punya waktu tujuh tahun untuk mengatur ulang (jadwal kompetisi domestik),"ujar Valcke, dalam jumpa pers di Doha, Qatar, Rabu (25/2/2015). Petinggi FIFA itu mengaku telah mendapat nota kesepakatan dengan klub.

Sebelumnya, asosiasi sepakbola Eropa, mewakili klub besar di Inggris, Jerman dan Prancis, tidak sejalan dengan rekomendasi Satgas FIFA yang mengganti waktu Piala Dunia 202Badan Federasi sepakbola dunia, FIFA  tutup telinga dengan protes klub Eropa terkait pergeseran jadwal Piala Dunia 2022 Qatar. Perhelatan tersebut digeser ke penghujung tahun alias Desember.

Gagasan pergeseran jadwal dari pertengahan tahun timbul menyusul kekhawatiran peserta di periode tersebut, tempratur di Qatar sangat tinggi. Hal itu dinilai bisa mengganggu kesehatan pemain disamping risiko besar dehidrasi yang mengintai. FIFA sepakat memindahkan tanggal kompetisi ke Desember.

Piala Dunia 2022 direncankan 26 November hingga 23 Desember. Konsekuensinya, laga berdurasi selama 31 hari atau sehari lebih pendek dari Piala Dunia 2014 di Brasil.

Sontak, manuver FIFA itu ditentang pengelola liga-liga di Eropa karena pergeseran agenda Piala Dunia bertabrakan dengan jadwal mayoritas kompetisi di Eropa; seperti Inggris, Italia, Spanyol, dan Jerman. Regulator liga-liga Benua Biru itu satu suara, menuntut kompensasi dari FIFA menyusul perubahan tersebut.

Sekretaris Jendral FIFA, Jerome Valcke santai menanggapi protes dari pengelola kompetisi. Bahkan terkesan mengacuhkannya. Menurut Valcke, itu soal sepele.

"(Mereka) punya waktu tujuh tahun untuk mengatur ulang (jadwal kompetisi domestik),"ujar Valcke, dalam jumpa pers di Doha, Qatar, Rabu (25/2/2015). Petinggi FIFA itu mengaku telah mendapat nota kesepakatan dengan klub.

Sebelumnya, asosiasi sepakbola Eropa, mewakili klub besar di Inggris, Jerman dan Prancis, tidak sejalan dengan rekomendasi Satgas FIFA yang mengganti waktu Piala Dunia 202

Rabu, 25 Februari 2015

Jual Pogba, Juve Datangkan Tiga Pemain Top



TURIN – Rumor akan dijualnya Paul Pogba oleh Juventus pada bursa transfer musim panas 2015 mengalir deras beberapa bulan belakangan. Bahkan, tim-tim besar Eropa seperti Manchester United dan Real Madrid kabarnya telah mengajukan uang dalam jumlah besar guna menggaet pemain berkebangsaan Prancis tersebut.

Namun, mantan gelandang Juventus era 1990-an, Alessio Tacchinardi mengharapkan manajemen Bianconeri tidak menjual pemain andalannya tersebut. Jika memang Juve mesti menjualnya, ia berharap raksasa Turin tersebut dapat mendatangkan tiga pemain top dunia sekaligus.

Sebenarnya jika hal itu terealisasi, bukanlah hal yang baru di tubuh tim Si Nyonya Tua. Sebelumnya, pada 2001 silam, La Vecchia Signora menjual pemain bintangnya, Zinedine Zidane ke Real Madrid dengan biaya transfer 75 juta euro dan memecahkan rekor transfer saat itu.

Uang penjualan Zidane ke Real Madrid, dijadikan manajemen Juve saat itu untuk mendatangkan tiga pemain top dunia. Mereka ialah Gianluigi Buffon, Lilian Thuram, dan Pavel Nedved. Hal itu lah yang coba diharapkan Tacchinardi dapat dilakukan Juve pada bursa transfer musim panas 2015.

“Juve sangat membutuhkan Pogba, seperti mereka membutuhkan Tevez. Ketika dia harus meninggalkan tim, Juve pasti sangat kehilangan,” jelas mantan pemain yang semasa aktifnya kerap beroperasi di lini tengah atau bek, seperti mengutip Tuttosport, Rabu (25/2/2015).

“Jika Juventus memiliki uang cukup untuk membeli pemain top, menjual Pogba bukan menjadi masalah. Namun, rasanya sulit menjual Zidane di masa sekarang untuk membeli pemain seperti Buffon, Thuram dan Nedved saat ini,” sambungnya.

“Dalam 10 tahun ke depan, Pogba akan menuliskan dalam sejarah dunia sepakbola. Namun, jika saya berada di manajemen Juve, saya tidak mau menjualnya,” urainya.

Sabtu, 21 Februari 2015

Modric Sudah Mulai Berlatih Dengan Madrid



Madrid - Real Madrid mendapatkan kabar baik terkait perkembangan kondisi Luka Modric. Modric yang sebelumnya mengalami cedera parah kini sudah berlatih bersama rekan-rekan setimnya.

Modric sudah absen memperkuat Madrid sejak November lalu. Dia mengalami cedera paha saat memperkuat Kroasia di Kualifikasi Piala Eropa 2016 melawan Italia. Akibat cedera itu, Modric disebut butuh waktu tiga bulan untuk pulih.

Modric telah melewatkan 21 pertandingan terakhir yang dijalani Madrid. Dia juga tak ambil bagian ketika Los Merengues menjadi juara di ajang Piala Dunia Antarklub, bulan Desember lalu.

Tapi, Modric terus mendekati kepulihan. Pada Kamis (19/2/2015), dia mengikuti sesi latihan rutin bersama pemain-pemain yang tidak menjadi starter saat Madrid mengalahkan Schalke 04 2-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Sesi latihan tersebut diawali dengan pemanasan, yang dilanjutkan dengan latihan otot. Selanjutnya, para pemain melakukan latihan kebugaran dan latihan dengan bola. Latihan diakhiri dengan sebuah pertandingan di lapangan kecil, tapi Modric tak mengikutinya dan melakukan jogging secara terpisah.

Modric diperkirakan belum akan masuk skuat Madrid untuk laga melawan Elche, Minggu (22/2). Tapi, dia bisa saja tampil saat Madrid menjamu Villarreal di Santiago Bernabeu, 1 Maret mendatang.

Jumat, 20 Februari 2015

Ini Program Figo Jika Terpilih Menjadi Presiden FIFA



ZÜRICH – Luís Figo sudah mulai melemparkan sejumlah program-programnya jelang pemilihan Presiden FIFA. Satu dari tiga calon penantang incumbent, Sepp Blatter itu punya salah satu rancangan program yang berskala kolosal soal Piala Dunia.

Ya, legenda Barcelona, Real Madrid, Inter Milan asal Portugal itu ingin berekspansi soal lebensraum atau ruang lingkup pesta sepakbola terbesar, dengan menambah jumlah kontestan.

Sedari 32 peserta Piala Dunia yang sebelumnya digulirkan, Figo ingin menambah jumlah negara 40 hingga 48 kontestan pada Piala Dunia di masa mendatang.

Jadwal pertandingan pun meningkat dengan menambah tiga sampai empat hari penyelenggaraan. Figo ingin penambahan peserta berasal dari peserta non-Eropa. Diharapkan, ekspansi Piala Dunia ini juga akan mendongrak revenue atau pendapatan.

“Kedua opsi (40 dan 48 peserta) sepantasnya disertai tambahan tiga atau empat hari dari jadwal turnamen. Jika ekspansi ini diwujudkan, saya ingin penambahan tim harus datang dari negara-negara non-Eropa,” seru Figo, seperti disadur Football-Italia, Jumat (20/2/2015).

“Kami tak hanya memastikan untuk melibatkan lebih banyak negara, tapi juga membolehkan FIFA mendatangkan peningkatan pendapatan yang signifikan dan itu bisa disalurkan untuk investasi pertumbuhan sepakbola secara global,” lanjutnya.

Diyakini, penambahan peserta itu bakal diambil dari negara-negara Asia dan terutama Afrika. Figo berniat mengambil hati negara-negara anggota benua hitam itu punya 53 suara pemilihan pada 29 Mei yang cenderung mendukung Blatter.

“Afrika solid berada di belakang Blatter. Anda akan mengetahui bahwa dia sangat populer di benua ini,” ungkap Presiden Federasi Ghana, Kwesi Nyantakyi beberapa waktu lalu.